25 Feb

Magnum dan Strategi Public Relation -nya

magnum ice cream

Salah satu mahasiswa saya yang bernama Nana di kelas Komunikasi Bisnis mengangkat Magnum sebagai topik public relation yang perlu dibahas. Magnum Ice Cream merupakan salah satu produk dari PT Unilever Indonesia Tbk. Produk ice cream premium dengan segmentasi pasar orang dewasa ini masuk Indonesia pada tahun 1992. Magnum ice cream merupakan premium brand dari Wall’s di mana Wall’s mempunyai 13 brands dan 40 varian lebih. Dengan besarnya konsumen Indonesia yang mayoritas berpenduduk menganut agama Islam, Magnum ice cream mengantongi Sertifikasi Halal dari instansi berwenang. Magnum Classic dan Magnum Almond adalah produk ice cream halal untuk masyarakat Indonesia.

Dapat dikatakan di kala pertama masuk, Magnum ice cream tidak menjadi produk yang cukup dapat dinikmati berbagai kalangan dan tidak banyak pasar yang tertarik maupun antusias terhadap ice cream tersebut.  Untuk menjadi brand premium, pesaingnya cukup banyak, sebut saja Baskin Robbins, produk ice cream yang berasal dari Amerika. Dengan demikian, nilai penjualan dari awal masuk hingga sebelum hadirnya Magnum Café tidak begitu signifikan.

Hadirnya Magnum Café dan dilengkapi laman http://mymagnum.co.id/mcafe merupakan branding dari produk premium Wall’s dan tidak lepas dari suatu public relations yang sangat genius. Menurut Ivy Lee dan Edward Louis Bernays (sering disebut dengan Bapak Public Relations), public relations di awal tahun 1900 didefinisikan sebagai sebuah fungsi manajemen yang mentabulasikan sikap publik, menentukan kebijakan, prosedur, dan kepentingan sebuah organisasi yang diikuti oleh suatu tindakan melalui program untuk mendapatkan pemahaman dan diterimanya oleh publik.

Account twitter, facebook, dan laman http://mymagnum.co.id/mcafe merupakan sarana modern public relations yang cukup efektif dan sudah cukup menggeser traditional public relations yang membutuhkan iklan milyaran rupiah. Sarana modern public relations sangatlah efektif dalam membantu branding Magnum Café yang notabene Indonesia adalah pengguna account tertinggi di dunia. Di samping itu, hadirnya Magnum Café di Grand Indonesia, shopping mall di kawasan strategis Jakarta, juga menjadi alasan bahwa segmentasi pasar Magnum ice cream tidak hanya orang dewasa akan tetapi semua kalangan dan tentu saja pasar kelas menengah yang tumbuh subur di Indonesia di era krisis ekonomi dunia saat ini menjadi pangsa pasarnya. Kini kembali hadir Magnum National Promo 2000 keping emas untuk memikat masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi produk ice cream premium dari Wall’s.

Dengan demikian, nilai dari Magnum Ice Cream menjadi bertambah sehingga nilai penjualan pun meningkat. Bisa dikatakan meningkatnya pamor/nilai dari Magnum ice cream tidak lepas dari konsultan, konsultan seperti Grup M Indonesia dapat menjadi konsultan handal bagi produk PT Unilever Indonesia Tbk. Terlepas dari ada tidaknya konsultan, beberapa aspek yang juga harus diperhatikan adalah financial public relations, consumer/lifestyle public relations, crisis communication, internal communication, dan government relations.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *